Makanan Tiongkok Cukup Diminati di DIY
Makanan Tiongkok cukup diminati di DIY. Beberapa hotel pun menghadirkan Chinese restaurant untuk mengakomodasi para tamu yang menginginkan makanan asal negeri Tirai Bambu tersebut.
Makanan Tiongkok cukup diminati di DIY. Beberapa hotel pun menghadirkan Chinese restaurant untuk mengakomodasi para tamu yang menginginkan makanan asal negeri Tirai Bambu tersebut.
Kafe kopi semakin menjamur di Jogja. Banyak kafe bermunculan dengan berbagai karakter yang ditawarkan. Salah satu kafe yang ada adalah Ray Coffe.
Makanan pedas ternyata cukup langgeng menjadi tren kuliner di Tanah Air.
Menikmati secangkir kopi sekarang sudah menjadi bagian dari gaya hidup kaum urban di Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Kulonprogo. Jangan heran jika di setiap sudut kabupaten paling barat di DIY, itu kini mulai menjamur kedai-kedai yang khusus menyediakan sajian kopi.
Bubble tea, cheese tea, atau brown sugar boba seakan menjadi minuman yang hits di kalangan milenial saat ini. Kepopulerannya di Indonesia ditenggarai oleh semakin populernya outlet minuman seperti Chatime, Koi, Tiger Sugar, Xin Fu Tang, Kamu Tea, Gulu Gulu dan lain sebagainya di berbagai pusat perbelanjaan.
Susu dengan aneka rasa menjadi deretan minuman kekinian yang disukai anak muda. Salah satu susu kekinian yang hadir di Jogja adalah Susu-Seblak.
Bicara kuliner, Jogja tidak akan kehabisan pilihan. Berbagai kuliner dari berbagai kalangan tersedia di Kota Gudeg ini. Salah satunya sate gembus. Belakangan, jenis kuliner satu ini booming setelah dinikmati Presiden Joko Widodo di Waroeng Klangenan, Jogja.
PT Reska Multi Usaha (RMU) yang merupakan anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) berkomitmen terus memberikan pelayanan yang prima. Salah satu layanan yang diberkan yakni restaurant on train.
Menuju dua tahun berdiri, bisnis kuliner berkonsep Eatery and Coffee, Mezzanine, bekerja sama dengan Gugang Garam Signature mengadakan event Time Out Tuesday After Hours Music. Sebuah event konser yang mendatangkan talent nasional dan diadakan selama enam kali dalam satu tahun.
Bermula hanya menjadi wisatawan mancanegara (wisman) yang wara-wiri ke Indonesia, kini warga Prancis, Adrien Mankenda justru membuka warung kopi Indonesia dengan nama Le Warung berlokasi di daerah Montmarte. Lokasi ini dikenal sebagai daerah tempat baru hangout para artis dan pelaku seni.