Banjir Malang: Puluhan Rumah Terdampak, Mobil dan Warung Kecil Hanyut
Hujan deras pada Kamis (4/10/2021) mengakibatkan beberapa wilayah di Kota Batu dan Malang terkena banjir bandang akibat luapan Sungai Brantas.
Hujan deras pada Kamis (4/10/2021) mengakibatkan beberapa wilayah di Kota Batu dan Malang terkena banjir bandang akibat luapan Sungai Brantas.
Data terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, dua orang warga meninggal dan 21 rumah rusak dalam banjir bandang tersebut.
Wapres Ma'ruf Amin menelepon Dewanti dari kediaman dinas wapres di Jakarta, Kamis (4/11/2021) malam, guna mendapatkan laporan kondisi terkini terkait masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kota Batu.
Dari 10 orang tersebut, empat orang mandi di air terjun sungai, namun keempat remaja itu terseret arus sungai yang tiba-tiba datang seperti air bah.
Banjir bandang menerjang Malang dan Kota Batu pada Kamis (4/11/2021) dan menyebabkan 15 orang hanyut.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan sejumlah provinsi masuk dalam kategori waspada banjir akibat hujan lebat yang diprakirakan terjadi pada hari ini, Jumat (29/10/2021).
Kendati kerap mendapatkan kiriman air bah dari kabupaten lain, saat musim penghujan, namun hal ini tidak membuat sejumlah pengelola objek wisata di bantaran kali di Bantul menutup usahanya.
Hujan lebat menimbulkan banjir bandang di Nepal dan India. Seratus lebih korban tewas dan puluhan orang hilang dalam kejadian itu.
Sejumlah warga di Dusun Klisat, Srihardono, Pundong mengaku resah. Hal ini menyusul belum diperbaikinya kerusakan tanggul di tepi Sungai Opak di dusun tersebut sebagai dampak Badai Cempaka yang menghantam kawasan itu empat tahun lalu.
Banjir melanda wilayah kawasan tambang batu bara bertepatan dengan krisis energi nasional.