Dua Anak Balita Meninggal Dunia Terseret Banjir di Sumatera Barat
Hujan deras dan banjir yang melanda Kabupaten Solok Selatan dan Dharmasraya, Sumatera Barat, menyebabkan dua anak balita meninggal dunia terseret arus sungai dan banjir.
Hujan deras dan banjir yang melanda Kabupaten Solok Selatan dan Dharmasraya, Sumatera Barat, menyebabkan dua anak balita meninggal dunia terseret arus sungai dan banjir.
Dua orang warga Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dilaporkan meninggal dunia saat banjir melanda desa mereka, Kamis (12/12/2019) malam.
Komisi IV DPRD Kulonprogo mendesak Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bisa segera memperbaiki saluran air atau umum disebut drainase, yang ada di Kecamatan Temon. Perbaikan diperlukan guna mengantisipasi terjadinya banjir.
Untuk mengantisipasi banjir yang diakibatkan drainase, harusnya Pemkab Sleman sudah menyiapkan jauh-jauh hari.
Pemkab Gunungkidul memperbaiki daerah tangkapan air, terutama gua vertikal atau luweng di Kecamatan Purwosari. Dua luweng yang terhubung dengan jaringan sungai bawah tanah itu masing-masing berada di Embung Karang dan kawasan Wonolagi, Dusun Trasih, Desa Giriasih, Kecamatan Purwosari.
Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mengeruk Kali Besole di Kecamatan Wonosari. Normalisasi dilakukan agar fungsi sungai normal sehingga banjir bisa diantisipasi.
Warga di pesisir utara Jakarta diimbau untuk mewaspadai kemungkinan terdampak rob saat tinggi muka air (TMA) di Pintu Air Pasar Ikan Jakarta Utara, pada Kamis malam pukul 21.00 WIB naik dan dinyatakan status Siaga II oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Komisi VIII DPR RI menggelontorkan bantuan senilai Rp4.248.065.850,00 bagi korban bencana banjir di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (23/6/2019).
Hingga Selasa (11/6/2019) malam, banjir yang melanda Kota Samarinda, Kalimantan Timur setidaknya telah membawa korban sampai 30.580 jiwa dari 9.358 KK. Korban tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Samarinda Utara, Sungai Pinang, dan Kecamatan Samarinda Ulu.
Banjir yang merendam dua kecamatan itu adalah Kecamatan Sobang dan tersebar di Desa Ciparasi dan Sukajaya, serta Kecamatan Leuwidamar tersebar di Desa Lebak Pariang, Leuwidamar dan Wantisari.