Pemuda Harus Dilibatkan dalam Mitigasi Bencana
Keterlibatan pemuda dalam penanganan bencana dinilai sangat penting. Kecepatan akses informasi yang mereka miliki dapat membantu menyampaikan mitigasi bencana kepada masyarakat.
Keterlibatan pemuda dalam penanganan bencana dinilai sangat penting. Kecepatan akses informasi yang mereka miliki dapat membantu menyampaikan mitigasi bencana kepada masyarakat.
Mensos Risma juga meminta supaya pemda turut memfasilitasi dan terus melakukan pelatihan-pelatihan.
Tepat 15 tahun lalu, sebagian besar wilayah DIY dilanda gempa berkekuatan 5,9 skala Richter yang meluluhlantakkan ribuan rumah. Belajar dari peristiwa itu, Badan penanggulangan Bencana (BPBD) Sleman kembali mengingatkan tiga kapanewon di Sleman yang masuk dalam Sesar Opak, untuk selalu siaga.
Ini topan kedua yang melanda India dalam seminggu, setelah Topan Tauktae menewaskan lebih dari 150 orang. Bencana itu terjadi di saat India berjuang menghadapi wabah Covid-19.
Pemerintah daerah (Pemda) di sepanjang pesisir selatan Jawa diimbau untuk mewaspadai aktivitas kegempaan yang mengalami peningkatan secara signifikan. Imbauan ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Sleman menyalurkan dana sebesar Rp60 juta kepada korban bencana alam banjir bandang dan angin kencang yang terjadi di NTT beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua II Dewan Pengurus KORPRI Sleman, Pustopo di aula Markas Kodim 0732/Sleman, Rabu (19/5/2021).
Pembangunan 1.000 unit Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) di Lembata dan Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, ditargetkan selesai akhir September tahun ini.
Sistem Informasi Pendataan Rumah Terdampak Bencana (Rutena) diluncurkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Program ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang huniannya terdampak bencana alam.
Bencana banjir menjadi kejadian yang paling sering terjadi dengan 501 kali, disusul angin puting beliung 339, dan tanah longsor 233.rnrnrnrn
Tercatat sebanyak 102 bencana terjadi di Kota Jogja selama 2020. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, Nurhidayat, jumlah tersebut terdiri dari tiga kejadian banjir, 70 kejadian cuaca ekstrim, 22 kejadian longsor, dan tujuh kejadian lain (tower roboh dan lainnya).