Awas! Ada Potensi Bencana di Masa Pancaroba
BPBD Gunungkidul mengimbau masyarakat mewaspadai potensi musibah pada saat masa pancaroba dari kemarau ke musim hujan. Langkah antisipasi diperlukan agar dampak dari bencana bisa ditekan sekecil mungkin.
BPBD Gunungkidul mengimbau masyarakat mewaspadai potensi musibah pada saat masa pancaroba dari kemarau ke musim hujan. Langkah antisipasi diperlukan agar dampak dari bencana bisa ditekan sekecil mungkin.
Mulai naiknya intensitas hujan di masa peralihan kemarau ke musim penghujan, Badan Penanggulangam Bencana Daerah (BPDB) Bantul meminta warga waspadai potensi angin kencang. Pada masa peralihan adanya angin kencang menjadi salah satu potensi bencana yang dapat menyebabkan pohon tumbang.
Sebuah batu berukuran raksasa ambrol dan menjebol tembok bagian belakang rumah warga di Dusun Jali, Kalurahan Gayamharjo, Kapanewon Prambanan, Sleman, Kamis (23/9/2021) sore.
Sebuah batu raksasa menjebol bagian belakang rumah warga di Dusun Jali, Gayamharjo, Kapanewon Prambanan, pada Kamis (23/9/2021) sore. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, BPBD Sleman meminta warga untuk tetap mewaspadai potensi bencana di wilayah perbukitan Prambanan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY terus melakukan sosialisasi penanggulangan risiko bencana ke berbagai elemen masyarakat. Di Muntuk, Dlingo, BPBD DIY ajak FPRB, pelaku wisata, dan para pemuda memahami penanggulangan risiko di obyek wisata.
Sebanyak 30 anggota Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Sumberagung, Kapanewon Moyudan akan dikukuhkan pada Jumat (24/9/2021) besok. Setelah mendapat 10 kali pembekalan materi dan gladi posko, mereka diberi amanat untuk edukasi dan mitigasi kebencanaan di wilayahnya.
Sebanyak tujuh early warning system (EWS) milik BPBD Kulonprogo di sejumlah titik yang berada di sepanjang pantai selatan di wilayah Kulonprogo rusak. BPBD telah mengadukan hal tersebut ke Pemda DIY.
Nasib nahas dialami oleh Partilah,62, warga Pakis 1 RT01 Dlingo, Kapanewon Dlingo, Bantul, Rabu (8/9/2021) sore.
Adanya mitos bahwa negara rawan bencana gempa dan tsunami tidak dapat maju dan berkembang ditepis oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati.
Banjir menjadi yang terbanyak mencapai 719 kejadian disusul puting beliung.