20 hari Pertama Bulan Januari 2020, Terjadi 203 Bencana di Tanah Air
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sebanyak 203 bencana alam yang terjadi di tanah air dalam periode 1 hingga 20 Januari 2020.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sebanyak 203 bencana alam yang terjadi di tanah air dalam periode 1 hingga 20 Januari 2020.
Potensi bencana di DIY menyadarkan banyak pihak, termasuk sekolah-sekolah. Mereka berharap pelatihan kebencanaan bisa dilakukan tiap tahun secara merata agar para siswa terlatih dan tanggap, sayangnya kuota BPBD DIY sangat terbatas.
Hujan deras yang mengguyur Rabu (15/1/2020) sore memicu tanah longsor di Dusun Kaliwuluh, Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun longsor menyebabkan rumah Tarso, 60, rusak berat akibat tertimbun material longsoran.
Bencana banjir dan longsor menyebabkan kerusakan termasuk pada dokumen milik warga. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengganti 4.570 dokumen kependudukan DKI Jakarta yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Kawasan bencana tersebar di mana-mana. Kawasan bencana tersebut tidak hanya wilayah perkampungan tetapi sekolah seluruh Indonesia berada di daerah rawan bencana. Saat ini mitigasi bencana sudah masuk ke sekolah. Kendati demikian, dalam penyampaian materinya dapat terintegrasi mata pelajaran khusus, maupun kegiatan ekstrakurikuler ataupun dijadikan muatan lokal sekolah.
DLH Kabupaten Sleman mengaku telah menerima laporan dari masyarakat terkait dengan pohon beringin lebat yang berada di Jalan Kaliurang Km 8, Ngabean Kulon, Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Saat terjadi bencana, semua pihak harus terlibat dalam upaya menyelamatkan nyawa manusia dari bencana.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat hingga Minggu (12/1/2020) ada enam kejadian tanah ambles. Untuk meminimalkan dampak, dibutuhkan peta sungai bawah tanah karena amblesan tanah erat kaitannya dengan aliran tersebut.
Curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir berdampak pada longsornya sebuah talut di RT 07 RW 40 Ngrotorejo, Madurejo, Prambanan, Sleman Sabtu (11/1). Material longsor merusak sebagian bangunan rumah milik Ponijo, warga setempat.
Jajaran sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) DIY diminta lebih proaktif memberikan pelayanan kepada masyarakat saat situasi tanggap darurat bencana. Hal tersebut disampaikan GubernurDIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.