2.635 Bencana Alam Terjadi di Tanah Air, Mayoritas Banjir
Sebanyak 2.635 bencana alam terjadi di seluruh wilayah Indonesia sepanjang Januari hingga 25 November 2020, berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Sebanyak 2.635 bencana alam terjadi di seluruh wilayah Indonesia sepanjang Januari hingga 25 November 2020, berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Gunung Merapi yang kini bergejolak dikhawatirkan akan membawa lahar hujan yang mengaliri sungai di Jogja.
Kodim 0730/GK menggelar apel siaga guna menghadapi ancaman bencana yang disebabkan oleh La Nina, Jumat (20/11/2020). Diharapkan kesiapsiagaan ini dapat membantu dalam upaya penanganan bencana alam.
Angin kencang yang melanda sebagian kawasan di Sleman, Kamis (19/11/2020) sore menyebabkan sejumlah kerusakan. Selain akibat diterpa angin, kerusakan disebabkan akibat pohon yang tumbang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memiliki sisa anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) dampak Badai Cempaka sekitar Rp7 miliar. Dana ini tidak akan dikembalikan ke Pemerintah Pusat karena akan digunakan untuk kegiatan rehab lanjutan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat untuk waspada dan mengantisipasi sedini mungkin terkait dengan potensi bencana alam seperti angin puting beliung, tanah longsor, dan ancaman bahaya erupsi Gunung Merapi dengan segala akibat atau dampak yang ditimbulkan.
Kepolisian Resor Kulonprogo menyiapkan ribuan personel untuk menghadapi dampak bencana yang berpotensi terjadi pada musim hujan kali ini.
Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Bantul sejak Jumat (30/10/2020) siang hingga malam hari merusak sejumlah rumah dan fasilitas umum. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat mencatat ada tujuh rumah yang rusak ringan.
Sebanyak 10 warung makan di Pantai Depok, Bantul rusak parah, menyusul abrasi yang menerjang pantai tersebut sejak Kamis (29/10/2020) petang.
Satu keluarga di Dusun Plampang II, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kulonprogo nyaris tertimbun tanah longsor yang meluluhlantahkan rumah mereka pada Selasa (27/10/2020) pagi. Beruntung keluarga yang terdiri dari dua orang lansia, dua orang dewasa dan satu balita itu berhasil menyelamatkan diri setelah mendengar suara gemuruh sesaat sebelum peristiwa itu terjadi.