Sekolah Pasar Modal Dikemas Variatif
Jumlah investor pasar modal di DIY terus digenjot oleh Bursa Efek Indonesia salah satunya melalui sekolah pasar modal. Guna semakin menarik minat masyarakat, sekolah pasar modal pun dibuat semakin variatif.
Jumlah investor pasar modal di DIY terus digenjot oleh Bursa Efek Indonesia salah satunya melalui sekolah pasar modal. Guna semakin menarik minat masyarakat, sekolah pasar modal pun dibuat semakin variatif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan DIY, optimistis akan mencapai target jumlah investor saham hingga akhir tahun nanti.
Pasar Modal Indonesia kembali mencatatkan rekor nasional saat menggelar rangkaian acara paparan publik melalui webinar dalam acara Public Expose Live 2019 pada Senin (19/8)–Rabu (21/8) dan Senin (26/8)–Rabu (28/8). Apresiasi rekor nasional ini diberikan oleh Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) dalam bentuk piagam Rekor MURI.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong para investor lokal untuk lebih jeli melihat peluang berinvestasi sehingga potensi investasi pasar modal tidak hanya dinikmati investor asing.
Melihat potensi nasabah di Jogja, PT Surya Fajar Sekuritas akan melebarkan sayap ke DIY.
Guna memajukan pasar modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT RHB Sekuritas Indonesia menyelenggarakan rangkaian acara IDX-RHB Investment Summit 2019 di Marriott Hotel Yogyakarta, Sleman, Rabu-Jumat (4-6/9).
Industri pasar modal terus bertransformasi dan fokus pada pemanfaatan teknologi. Salah satunya dengan menggelar Public Expose Live 2019 untuk pemaparan kinerja perusahaan tercatat secara langsung.
Perkembangan teknologi dan ekonomi digital memberikan potensi besar bagi kemajuan pasar modal Indonesia. Memanfaatkan perkembangan teknologi digital, tahun ini investor dapat menyaksikan paparan publik 42 perusahaan tercatat secara langsung melalui teknologi Webinar dalam acara Public Expose Live 2019, pada Senin (19/8)–Rabu (21/8) dan Senin (26/8)-Rabu (28/8).
Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY mendorong pertumbuhan investor di DIY dengan menggencarkan pendidikan berinvestasi dengan sekolah pasar modal.
Sekitar 78% penduduk sisanya masih dikategorikan sebagai masyarakat yang buta dan/atau belum memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan. Salah satu akibatnya adalah masih banyak masyarakat yang belum mampu mengelola aset-aset keuangannya secara optimal, sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi lambat dan akhirnya membentuk berbagai ketimpangan golongan dalam masyarakat yaitu golongan ekonomi atas, menengah, dan bawah. Salah satu literasi keuangan yang saat ini sedang gencar dicanangkan oleh pemerintah adalah mengenai pengetahuan investasi saham di pasar modal.