Kelas Online Dorong Jumlah Investor
Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY dorong peningkatan jumlah investor di tengah pandemi Covid-19 dengan edukasi investasi secara daring.
Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY dorong peningkatan jumlah investor di tengah pandemi Covid-19 dengan edukasi investasi secara daring.
Di tengah terpaan virus Corona, peluang berinvestasi pada instrumen saham lebih terjangkau. Di sisi lain, kondisi perekonomian global terutama di China juga membaik sehingga memberikan sentiment positif ke negara lain.
Penyebaran virus Corona (Covid-19) berpengaruh pada dunia pasar modal. Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY mengajak masyarakat untuk melihat sisi positif karena BEI terus memperkuat peran anggota bursa.
Meski Pemerintah Filipina memutuskan untuk menutup bursa tetapi Bursa Efek Indonesia mengatakan belum memiliki rencana melakukan hal serupa.
Kasus menyebarnya Virus Corona (Covid-19) diakui menjadi salah satu penyebab sentimen negatif yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hingga saat ini, di samping isu global lainnya. Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY meminta investor tidak panik dan tetap berinvestasi di pasar modal.
Warren Buffett justru bahagia melihat pasar saham berguguran.
PT Bursa Efek Indonesia menyiapkan sejumlah langkah dalam merespons pergerakan pasar domestik. Mulai dari menganalisa hingga memberhentikan perdagangan untuk sementara.
PT Blue Bird Tbk menyatakan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek telah membeli saham di perseroan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini kondisi iklim investasi pasar modal di DIY akan semakin kondusif. Jumlah investor pun diyakini akan terus bertambah.
Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa go public.