Pemuda Muhammadiyah Berkomitmen Bantu Warga Terdampak Covid-19 di DIY
Organisasi Pemuda Muhammadiyah DIY menyalurkan bantuan berupa ratusan paket sembako bagi warga terdampak Covid-19 di wilayah DIY.
Organisasi Pemuda Muhammadiyah DIY menyalurkan bantuan berupa ratusan paket sembako bagi warga terdampak Covid-19 di wilayah DIY.
Dalam rangka memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 12 Rabiul Awwal kalender Hijriyah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak umat Islam untuk menampilkan teladan utama atau uswah hasanah dalam tiga konteks.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meluncurkan Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu). Univeritas SiberMu telah mendapat Surat Keputusan Izin Operasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jogja memastikan semua sekolah di bawah naungan Muhammadiyah di Jogja belum menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) meski pemerintah sudah membolehkannya.
Puan mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu melawan pandemi Covid-19 berbekal Pancasila sebagai landasan ideologis bangsa Indonesia.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok Sleman menyalurkan hibah sebanyak 1.248 meja dan kursi dari SD Muhammadiyah Condongcatur. Sejumlah sekolah juga menerima hibah sarana pendidikan ini.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Jogja melakukan safari politik ke Kantor Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM), Selasa (25/5/2021) petang. Pertemuan itu membahas sejumlah isu penting yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan di Kota Jogja.
Pemuda Muhammadiyah DIY meluncurkan beras istimewa yang dihasilkan dari panen para petani lokal. Program ini sebagai bentuk penguatan terhadap petani agar hasil panennya terutama padi atau beras bisa terjual secara layak.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo meresmikan salah satu amal usaha Muhammadiyah di bidang ekonomi, yakni minimarket TokoMu yang menempati salah satu ruko di Muhammadiyah Bisnis Centre (MBC), Jl. KH Ahmad Dahlan Km. 2 Dalangan Triharjo, Wates, Minggu (4/4/2021).
PP Muhammadiyah menyatakan rencana impor 1 juta ton beras yang terjadi saat ini dapat merugikan rakyat kecil.