Saat Kondisi El Nino, Kutu Daun Jadi Hama Berbahaya
Hama kutu daun ini hanya berkembang biak tanpa melalui proses partenogenesis. Artinya populasinya dapat mengancam keberlangsungan tanaman yang diingapinya.
Hama kutu daun ini hanya berkembang biak tanpa melalui proses partenogenesis. Artinya populasinya dapat mengancam keberlangsungan tanaman yang diingapinya.
Kementerian Pertanian bersama Pemkab Sleman menggalakkan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT).
Keberadaan luwing atau kaki seribu memang cukup meresahkan. Sebab, secara fisik kaki seribu mirip kelabang. Meski sekilas hewan ini tidak berbahaya karena tidak beracun, tapi pemberantasan terhadap keberadaan kaki seribu perlu dilakukan. Jangan sampai kaki seribu menjadi wabah dan menyerang rumah kita.
Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul melarang petani di wilayahnya menggunakan jebakan listrik untuk mengusir tikus. Sebab, alat ini berbahaya dan mengancam keselamatan jiwa penggunanya.
Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul melarang petani untuk pemberantas hama tikus menggunakan jebakan arus listrik. Selain berbahaya, untuk penanggulanan bisa dilalukan dengan cara lain yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Sejumlah petani cabai di Karang Kalasan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman harus gigit jari saat masa panen kali ini. Pasalnya, tanaman cabai milik mereka gagal panen lantaran diserang hama Anthraknosa.
Petani yang menanam cabai di musim hujan ini ia anggap di luar musim atau off-season.
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Manunggal, Srigading, Sanden, Bantul, menyebut hampir semua tanaman cabai yang ada di wilayah pesisir selatan Bantul saat ini terserang penyakit patek atau Antraknosa.
Petani mengeluhkan adanya hama wereng dalam musim tanam dari Maret sampai panen Juni 2019 ini. Adanya hama tersebut membuat hasil panen menurun.
Sebanyak 3.000 hektare sawah di Bantul mulai memasuki masa panen. Selama masa tanam kali ini, petani banyak mengeluhkan kurang lancarnya irigasi dan gangguan hama.