Diserang Patek, Petani Cabai Kalasan Gigit Jari
Sejumlah petani cabai di Karang Kalasan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman harus gigit jari saat masa panen kali ini. Pasalnya, tanaman cabai milik mereka gagal panen lantaran diserang hama Anthraknosa.
Sejumlah petani cabai di Karang Kalasan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman harus gigit jari saat masa panen kali ini. Pasalnya, tanaman cabai milik mereka gagal panen lantaran diserang hama Anthraknosa.
Petani yang menanam cabai di musim hujan ini ia anggap di luar musim atau off-season.
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Manunggal, Srigading, Sanden, Bantul, menyebut hampir semua tanaman cabai yang ada di wilayah pesisir selatan Bantul saat ini terserang penyakit patek atau Antraknosa.
Petani mengeluhkan adanya hama wereng dalam musim tanam dari Maret sampai panen Juni 2019 ini. Adanya hama tersebut membuat hasil panen menurun.
Sebanyak 3.000 hektare sawah di Bantul mulai memasuki masa panen. Selama masa tanam kali ini, petani banyak mengeluhkan kurang lancarnya irigasi dan gangguan hama.
Petani di Dusun Lemahbang, Desa Karangasem, Paliyan Gunungkidul mengeluhkan hama uret yang menyerang tanaman Padi Gogo. Ancaman hama ini sudah menyerang lahan seluas lima hektare.
Warga Dusun Gowangsan, Desa Srikayangan, Kecamatan Sentolo tengah diresahkan dengan serbuan ulat bulu yang menghinggapi rumah-rumah warga. Meski tidak menimbulkan kerugian, keberadaan ulat tersebut diakui warga mengganggu aktivitas.