Kasus DBD di Gunungkidul Mulai Menurun
Dinkes Gunungkidul mencatat angka kasus demam berdarah dengue di Gunungkidul turun dari Maret ke April 2024. Dari dua bulan itu, tidak ada kasus kematian.
Dinkes Gunungkidul mencatat angka kasus demam berdarah dengue di Gunungkidul turun dari Maret ke April 2024. Dari dua bulan itu, tidak ada kasus kematian.
Kasus Demam Berdarah (DBD) di Bantul pada Januari-April 2024 setara dengan jumlah kasus selama tahun 2023.
Situasi darurat terjadi di Amerika Serikat (AS). Pasalnya, jumlah pasien demam berdarah di AS mencapai 5,2 juta orang dan 1.800 orang meninggal dunia.
Hingga pekan ke-14 pada 2024, terdapat 60.296 kasus demam berdarah dengue di Indonesia. Sekitar 455 kasus di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya mencapai 204 kasus.
Dalam beberapa bulan terakhir, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dipadati pasien demam berdarah dengue (DBD).
PMI Kota Surakarta mengungkapkan permintaan trombosit naik dua kali lipat menyusul banyaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) dalam beberapa waktu terakhir.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bumi Binangun pada Januari-Maret 2024 ini lebih banyak dari bulan yang sama pada tahun lalu.
Direktur Pusat Kedokteran Tropis UGM, Riris Andono Ahmad mengungkapkan hingga kini Kabupaten Gunungkidul memang belum menerapkan teknologi nyamuk ber-Wolbachia
Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul mengakui penanganan di tataran pencegahan kurang maksimal karena keterbatasan anggaran.