La Nina Mengancam Indonesia, Ini Faktor Penyebab Terjadinya
Fenomena La Nina akan membawa banyak uap air ke Indonesia, sehingga bisa menyebabkan Indonesia sering dilanda hujan lebat bahkan berpotensi banjir.
Fenomena La Nina akan membawa banyak uap air ke Indonesia, sehingga bisa menyebabkan Indonesia sering dilanda hujan lebat bahkan berpotensi banjir.
Untuk tiga hari mendatang, wilayah yang berpotensi dampak banjir dan banjir bandang dengan kategori siaga adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan
BNPB menekankan 5 hal untuk mencegah dampak dari La Nina di Indonesia.
Petani diminta mempersiapkan diri menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang diprediksi meningkat mulai masa peralihan (pancaroba) hingga puncak musim hujan. BMKG menyebut musim hujan kali ini bakal dipengaruhi oleh fenomena La Nina.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini akan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di sebagian wilayah di Indonesia pada Senin (25/10/2021).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang melanda sebagian besar wilayah Indonesia secara merata pada Selasa (19/10/2021).
Hujan disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah Sleman pada Senin (18/10/2021) sore menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan tiang baliho patah. Tidak dilaporkan adanya korban dalam peristiwa ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewanti-wanti seluruh masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan (Pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan.
Juli menjadi bulan terpanas di dunia yang pernah tercatat menurut laporan Badan ilmiah dan regulasi federal AS.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan maklumat pelayaran seiring dengan adanya prediksi cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi di beberapa wilayah dalam sepekan ke depan.