BMKG Prediksi Gelombang Ekstrem Hantam Pesisir Selatan Jawa
Seluruh pengguna jasa kelautan diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya gelombang ekstrem di perairan selatan Jawa.
Seluruh pengguna jasa kelautan diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya gelombang ekstrem di perairan selatan Jawa.
Saat ini juga teramati pola sirkulasi siklonik di wilayah Indonesia, yaitu di Laut Sulu dan Papua Barat yang dapat membentuk pertemuan dan perlambatan kecepatan angin. Kondisi atmosfer yang masih labil pada skala lokal juga mampu meningkatkan potensi konvektif kuat yang menyebabkan pembentukan awan hujan menjadi lebih intensif di beberapa wilayah Indonesia.
Siklon tropis Surigae cenderung bergerak menjauhi wilayah Indonesia, tetapi akan memberikan dampak tidak langsung bagi sejumlah provinsi di Tanah Air.
Siklon Tropis Surigae diperkirakan memengaruhi cuaca sebagian wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan.
Sejumlah nelayan yang berada di pantai Glagah memilih untuk melabuhkan kapalnya di pesisir pantai usai terjadi gelombang tinggi di pantai selatan akhir-akhir ini. Alhasil, tangkapan ikan nelayan turun signifikan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah di Indonesia pada hari ini Kamis (15/4/2021).
Cuaca ekstrem yang masih mendera sejumlah wilayah termasuk Bantul, membuat para nelayan sulit melaut. Selama lebih dari sepekan, banyak nelayan Bantul meliburkan diri karena kondisi ombak yang begitu tinggi.
Siklon Tropis Surigae diprediksi berkembang menjadi badai tropis kuat (STS) dan bahkan topan/typhoon(TY) pada Jumat, 16 April 2021.
Kemenhub menyebutkan sejumlah perairan yang harus dihindari untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis.
Cuaca ekstrem yang mendera akhir-akhir ini sedikit banyak sangat bepengaruh bagi nelayan Bantul. Selama cuaca ekstrem nelayan diharapkan lebih waspasa dan hati-hati saat melaut.