Lewat Kongres V, Megawati Diyakini Tetap Jabat Ketua Umum PDIP
Kongres merupakan kekuasaan tertinggi PDIP yang dihadiri oleh utusan-utusan dewan pimpinan daerah (DPD) dan dewan pimpinan cabang (DPC).
Kongres merupakan kekuasaan tertinggi PDIP yang dihadiri oleh utusan-utusan dewan pimpinan daerah (DPD) dan dewan pimpinan cabang (DPC).
PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa undangan kepada Prabowo Subianto untuk menghadiri kongres partai tersebut bukan untuk membahas koalisi.
Keterlibatan partai politik (parpol) koalisi maupun oposisi yang saling mengincar kursi jabatan pimpinan Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) tidak dipermasalahkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Setidaknya akan ada dua paket pimpinan MPR yang akan saling berkompetisi untuk mengisi jabatan pimpinan MPR periode 2019-2024. Hal tersebut disampaikan politisi PDI Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno.
Kendati memiliki saham terbesar di koalisi pengusung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin,Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP tidak ambil pusing dengan jatah menteri pada pemerintahan periode 2019-2024
PDI Perjuangan (PDIP) mulai menyelenggarakan Konferensi Cabang dan Konferensi Daerah (Konfercab dan Konferda) secara serentak pada 29 Juni. Konferensi di 10 tempat telah diselesaikan.
Usai Joko Widodo-Ma'ruf Amin terpilih menjadi presiden dan wakil presiden,Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai sebagai partai yang paling pasti mendapat jatah kursi menteri. Namun partai banteng moncong putih tersebut menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada kepala negara.
Para pemimpin dan tokoh nasional didorong untuk membangun kembali semangat persaudaraan dan persatuan pasca-pemilu 2019. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Peluang PDI Perjuangan (PDIP) duduki jabatan sebagai ketua DPR memang besar. Ketua DPPPDIP, Puan Maharani mengatakan siap menduduki jabatan itu menggantikan Bambang Soesatyo karena sesuai undang-undang MD3.
Seluruh kader PDI Perjuangan DIY melalui pengurus anak cabang dan ranting masih menginginkan Megawati Soekarnoputri memimpin partai 'banteng' di masa depan. Demikian disampaikanSekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.