Dinkes Gunungkidul Catat 13 Kasus Leptospirosis, Tiga Orang Meninggal
Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat 13 kasus leptospirosis pada awal 2026 dengan tiga korban meninggal dunia.
Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat 13 kasus leptospirosis pada awal 2026 dengan tiga korban meninggal dunia.
Dinkes Gunungkidul mencatat tiga warga meninggal akibat leptospirosis pada awal 2026. Total kasus hingga Februari mencapai 13 orang.
Dinkes temukan enam kasus leptospirosis di Kota Jogja pada awal 2026. Kenali gejala nyeri betis dan waspadai urine tikus di musim hujan demi keamanan.
Kasus leptospirosis di Gunungkidul 2025 mencapai 30 orang dengan satu korban meninggal, Dinkes ingatkan warga waspadai kebersihan lingkungan.
Leptospirosis mengintai saat musim hujan dan banjir. Penyakit dari urin tikus ini memiliki risiko kematian tinggi dan perlu diwaspadai.
Kasus leptospirosis di Klaten melonjak sepanjang 2025 dengan 27 warga meninggal dunia. Dinkes Klaten ungkap penyebab dan langkah pencegahan.
DIY mencatat 453 kasus leptospirosis sepanjang 2025 dengan 38 kematian. Bantul tertinggi. Dinkes minta warga waspada gejala dini.
Dinas Kesehatan Sleman mencatat kasus leptospirosis di Sleman sepanjang 2025 cukup tinggi yakni 82 kasus dengan jumlah kematian sembilan kasus.
Data Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY kasus Leptospirosis hingga Juli 2025 tercatat ada 282 kasus. Kasus Leptospirosis ini tersebar di beberapa kabupaten/ kota.
Dinkes Jogja mengklaim leptospirosis di wilayahnya terkendali. Hal ini menyusul tidak adanya tambahan kasus terkait penyakit ini.