Pemkot Jogja Tetapkan KLB Leptospirosis, Ini Alasannya
Kematian Akibat Leptospirosis di Kota Jogja Meningkat Dibandingkan dengan Tahun Lalu, Pemkot Jogja Tetapkan KLB Leptospirosis
Kematian Akibat Leptospirosis di Kota Jogja Meningkat Dibandingkan dengan Tahun Lalu, Pemkot Jogja Tetapkan KLB Leptospirosis
Kasus leptospirosis di Kota Jogja hingga pertengahan Juli 2025 tercatat mencapai 21 kasus dengan tujuh di antaranya mengakibatkan kematian.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja akan menguji sampel tikus dari lingkungan rumah sejumlah pasien yang meninggal dunia akibat leptospirosis.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja mencatat sebanyak 18 kasus leptospirosis terjadi sepanjang semester pertama 2025 dengan lima pasien meninggal dunia
Dinas Kesehatan Boyolali mencatat sejak Januari-Mei 2025 terdapat sebanyak 18 kasus leptospirosis di Kabupaten setempat .
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat sebanyak 160 kasus leptospirosis terjadi hingga Juli 2025 di wilayahnya. Meski jumlah kasus tergolong tinggi
Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat ada sembilan kasus leptospirosis hingga akhir Juni 2025. Meski terdapat temuan kasus, tapi belum ada laporan korban tewas.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan sejak 2024 hingga pertengahan Mei 2025 tidak ada korban jiwa karena leptospirosis karena adanya penurunan kasus.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo terus bersiaga mengantisipasi sebaran penyakit leptospirosis.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan tidak ada kematian akibat penyebaran leptospirosis di 2024. Total selama setahun ada sebanyak 27 kasus warga terjangkit.