Wali Kota Malang Kecam Tindakan Motivator yang Tampar Siswa
Aksi penamparan yang dilakukan Motivator Agus Piranhamas menimbulkan reaksi berbagai pihak. Wali Kota Malang, Sutiaji mengecam tindakan menampar siswa SMK Muhammadiyah di Malang.
Aksi penamparan yang dilakukan Motivator Agus Piranhamas menimbulkan reaksi berbagai pihak. Wali Kota Malang, Sutiaji mengecam tindakan menampar siswa SMK Muhammadiyah di Malang.
Tangis Wali Kota Malang, Sutiaji langsung pecah saat bertemu dengan sepuluh siswa SMK Muhammadiyah Malang yang menjadi korban tamparan salah seorang motivator, Agus Setiawan dalam sebuah acara yang diselenggarakan di SMK tersebut, Kamis (17/10/2019).
Polres Kota Malang meringkus motivator Agus Setiyawan atau dikenal Agus Piranhamas di Kota Surabaya, Jumat (18/10/2019).
Kasus penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng masih diusut. Seorang perempuan berinisial IZH ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Diketahui, IZH merupakan seorang dokter.
Seorang polisi di Sleman menjadi korban penganiayaan.
Kasus penganiayaan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng masih diusut polisi. Korban mengaku dipaksa untuk menulis surat pernyataan oleh para tersangka. Sang pegiat sosial media itu menulis surat saat kejadian berlangsung pada Senin (30/9/2019).
Penyidik Polda Metro Jaya hingga pagi ini masih akan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng, salah satunya adalah pengurus atau takmir Masjid Al-Falaah.
Relawan Jokowi, Ninoy Karundeng mengaku dianiaya di dalam masjid. namun anggota Dewan Pembina Masjid Al-Falah, Penjompongan, Jakarta Pusat, Iskandar justru memastikan tidak ada penculikan dan pemukulan terhadap Ninoy.
Dunia pendidikan Kota Jogja kembali berduka. Seorang siswa SMK Muhammadiah Kota Jogja harus meregang nyawanya setelah dibacok oleh sekelompok pelajar dari sekolah lain di depan Superindo Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Minggu (22/9/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.
Setelah menerima laporan dugaan penganiayaan siswa salah satu sekolah menengah kejuruan di Kulonprogo, Polres Kulonprogo berencana memanggil pelajar yang diduga menganiaya korban.