Gunungkidul Tebar 160.000 Benih Ikan Lokal, Cegah Ikan Invasif
DKP Gunungkidul menebar 160.000 benih ikan lokal di sungai untuk menjaga ekosistem dan menekan ancaman ikan invasif.
DKP Gunungkidul menebar 160.000 benih ikan lokal di sungai untuk menjaga ekosistem dan menekan ancaman ikan invasif.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Produksi ikan tangkap DIY ditargetkan naik pada 2026, Gunungkidul jadi penyumbang terbesar.
DKP DIY memberikan bimtek pengolahan ikan kepada 90 dapur SPPG untuk mendukung menu program Makan Bergizi Gratis.
DKP Bantul memperketat pengawasan dan menambah papan larangan setrum ikan di sungai hingga embung guna cegah kerusakan ekosistem perairan.
DKP DIY gelar 795 kegiatan Gemarikan dan ATI 2026 untuk tingkatkan konsumsi ikan masyarakat.
DKP Bantul memusnahkan tujuh ikan alligator invasif hasil pengawasan 2025 guna melindungi ekosistem perairan daratan.
Ikan sidat Indonesia kaya Omega-3 melebihi salmon, namun populasinya terancam punah akibat eksploitasi dan lemahnya tata kelola.
Pelaku industri perikanan DIY terlibat program Makan Bergizi Gratis, pasok protein ikan ke dapur SPPG dan optimalkan pasar lokal.
Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul memperluas budidaya lele Koperasi Merah Putih untuk mendukung pasokan Program Makan Bergizi Gratis.