Harga Minyak Dunia Turun, Pasar Tunggu Detail Damai AS-Iran
Harga minyak dunia kembali melemah setelah pasar menunggu rincian kesepakatan damai AS-Iran dan pembukaan penuh Selat Hormuz.
Harga minyak dunia kembali melemah setelah pasar menunggu rincian kesepakatan damai AS-Iran dan pembukaan penuh Selat Hormuz.
Harga minyak dunia turun lebih dari 6% dalam sepekan setelah muncul sinyal kesepakatan damai AS-Iran dan meredanya ketegangan di Selat Hormuz.
Harga minyak dunia melonjak mendekati US$96 per barel setelah serangan terbaru AS ke Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) turun menjadi US$106,56 per barel pada Mei 2026 dipicu meredanya konflik geopolitik dan melemahnya permintaan global.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Indonesia desak semua pihak menahan diri usai serangan kilang minyak di UEA, ancam stabilitas energi global.
Kapal tanker minyak mentah AS tiba di Teluk Tokyo usai konflik AS-Israel-Iran tutup Selat Hormuz. Cosmo Energy terima 145.000 kl, setara ½ hari kebutuhan Jepang
ASEAN termasuk Indonesia berebut minyak Rusia di tengah krisis energi global. Dampaknya bisa memengaruhi harga BBM dalam negeri.
Harga minyak dunia turun hampir 10 persen, BBM di Indonesia berpeluang ikut turun dalam beberapa pekan ke depan.
Minyak mentah Rusia ditargetkan masuk Indonesia April 2026, jadi strategi diversifikasi energi di tengah krisis global.