Harga Minyak Brent Naik Lagi, Pasar Cemas Konflik Timur Tengah
Harga minyak Brent naik 2,5% dipicu gangguan Selat Hormuz dan ketegangan Iran. Pasokan global terancam, pasar kembali cemas.
Harga minyak Brent naik 2,5% dipicu gangguan Selat Hormuz dan ketegangan Iran. Pasokan global terancam, pasar kembali cemas.
Harga minyak dunia anjlok di bawah US$100 usai AS dan Iran sepakat gencatan senjata sementara.
Uni Eropa siapkan skenario darurat krisis energi, termasuk opsi pembatasan BBM akibat konflik Timur Tengah.
Harga minyak dunia naik, pemerintah masih mengkaji efisiensi belanja negara untuk menahan defisit APBN.
Produksi minyak Kuwait turun drastis akibat gangguan di Selat Hormuz, memicu kekhawatiran pasar energi global.
RI buka opsi impor minyak dari Rusia hingga AS untuk jaga pasokan energi di tengah konflik Timur Tengah.
Harga minyak dunia melonjak lagi setelah serangan Iran ganggu pasokan dan distribusi energi global di Selat Hormuz.
Kilang minyak nasional dioperasikan maksimal untuk menjaga stok BBM saat konsumsi energi meningkat menjelang Lebaran.
Jepang mulai melepas cadangan minyak strategis setelah konflik Timur Tengah mengganggu jalur pasokan energi di Selat Hormuz.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dorong percepatan proyek gas Abadi Blok Masela senilai 20 miliar dolar AS. Pemerintah tawarkan Danantara sebagai pembeli gas.