Jubir: Sejumlah Tenaga Medis Terjangkit Virus Corona, Satu Meninggal Dunia
Pemerintah Indonesia telah menyatakan positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 sebanyak 96 orang per Sabtu (14/3/2020).
Pemerintah Indonesia telah menyatakan positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 sebanyak 96 orang per Sabtu (14/3/2020).
Sejumlah tiga warga Gunungkidul masuk dalam kategori orang dalam pemantauan penyakit Corona. Meski demikian, dua warga telah dinyatakan sehat dan terhidar dari ancaman penyakit tersebut.
Sejumlah wilayah di Indonesia dinyatakan telah terpapar virus corona.
Jumlah pasien positif virus Corona atau Covid-19 hingga Sabtu (14/3/2020) sore ada sebanyak 96 kasus. Hal itu ditegaskan Juru Bicara Pemerintah soal Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto.
Pemerintah melakukan strategi dengan melakukan pendekatan komunitas.
Kasus virus Corona atau Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus dipantau dan dilakukan upaya penanganan oleh pemerintah melalui pihak terkait.
Kasus virus Corona yang terus menyebar disikapi tegas oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). Kampus tertua di Indonesia ini menerbitkan imbauan melalui Surat Edaran Rektor No. 1604/UN1.P./HKL/TR/2020 terkait kesiapsiagaan dan pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan UGM.
Pemerintah DIY membentuk posko terpadu untuk penanganan virus corona.
Setelah beberapa hari ini warga kesulitan mendapatkan masker, kini warga sudah bisa mendapatkan masker di apotek terdekat. Namun, ada syarat khusus untuk membeli masker di apotek. Pembeli harus menunjukkan identitas resmi baik kartu tanda penduduk (KTP) atau surat izin mengemudi (SIM).
RSUD Dr. Moewardi Solo menerima satu pasien suspect virus Corona yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng). Pasien dari Wonogiri tersebut diduga merupakan rekan dari pasien positif corona yang telah meninggal pada Rabu (11/3/2020) lalu.