Jogja Disebut telah Terpapar Virus Corona
Pemerintah melakukan strategi dengan melakukan pendekatan komunitas.
Pemerintah melakukan strategi dengan melakukan pendekatan komunitas.
Kasus virus Corona atau Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus dipantau dan dilakukan upaya penanganan oleh pemerintah melalui pihak terkait.
Kasus virus Corona yang terus menyebar disikapi tegas oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). Kampus tertua di Indonesia ini menerbitkan imbauan melalui Surat Edaran Rektor No. 1604/UN1.P./HKL/TR/2020 terkait kesiapsiagaan dan pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan UGM.
Pemerintah DIY membentuk posko terpadu untuk penanganan virus corona.
Setelah beberapa hari ini warga kesulitan mendapatkan masker, kini warga sudah bisa mendapatkan masker di apotek terdekat. Namun, ada syarat khusus untuk membeli masker di apotek. Pembeli harus menunjukkan identitas resmi baik kartu tanda penduduk (KTP) atau surat izin mengemudi (SIM).
RSUD Dr. Moewardi Solo menerima satu pasien suspect virus Corona yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng). Pasien dari Wonogiri tersebut diduga merupakan rekan dari pasien positif corona yang telah meninggal pada Rabu (11/3/2020) lalu.
Kasus virus corona atau Covid-17 di RSUD Dr. Moewardi Solo meningkat. Rumah sakit ini menerima tambahan dua pasien baru isolasi suspect corona.
Meluasnya kasus virus Corona atau Covid-19 di Tanah Air membuat semua warga harus melakukan antisipasi. Salah satu upaya antisipasi adalah menggunakan hand sanitizer yang bisa mematikan virus Corona.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan kegiatan belajar jarak jauh sehingga tidak ada proses belajar mengajar di sekolah selama dua pekan guna mencegah penyebaran virus COVID-19.
Kasus virus Corona atau Covid-19 di Tanah Air terus meningkat hingga data terakhir mencapai 69 orang dideteksi terinveksi. Pemerintah Indonesia mengeluarkan protokol komunikasi menyusul perkembangan virus corona di Indonesia yang semakin meluas.