KPK Sita Uang Tunai Saat OTT Bupati Ponorogo Terkait Mutasi Jabatan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan atau OTT terkait Bupati Ponorogo
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan atau OTT terkait Bupati Ponorogo
Ketua tim kuasa hukum tersangka FS selaku Direktur PT Matahari Makmur Sejahtera (MMS), Otto Cornelis (OC) Kaligis mengirim surat ke Kejaksaan Agung
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan identitas tujuh orang yang dibawa ke Jakarta dari operasi tangkap tangan (OTT) di Ponorogo
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, pada Jumat (7/11/2025).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko, dan enam orang lainnya yang terjaring operasi tangkap tangan atau OTT
dua mobil berwarna hitam dengan kaca gelap terlihat masuk dan tak lama kemudian keluar dari pintu sisi barat rumah dinas dengan kecepatan tinggi sekitar pukul 1
Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan akan menyomasi kembali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Dua mantan Direktur Utama (Dirut) PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk dipanggil oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kronologi kasus Abdul Wahid menunjukkan perjalanan panjang penyelidikan sebelum OTT dilakukan KPK di Pekanbaru dan Jakarta.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sekitar 9.000 pound sterling dan 3.000 dolar Amerika Serikat saat menggeledah rumah Gubernur Riau Abdul Wahid (AW)