Pengembang Bangun Rumah Subsidi Kualitas Ecek-ecek Bakal Kena Jewer
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan kualitas bangunan rumah subsidi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan kualitas bangunan rumah subsidi
Menteri PUPR menerbitkan aturan terbaru terkait penyesuaian harga rumah subsidi untuk tahun 2023-2024. Berikut ini detail aturannya.
Kuota penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) berpotensi menurun.
DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY menyatakan permintaan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpengasilan rendah (MBR) di DIY, termasuk Bantul cukup tinggi.
Sebenarnya ada solusi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah di Jogja dengan skema rumah bersubsidi.
REI sudah menunggu realisasi rencana harga rumah subsidi naik mulai Juni 2023, karena harga bangunan telah melonjak 90 persen sepanjang 3 tahun terakhir.
Data Kementerian PUPR menunjukkan realisasi penyaluran FLPP baru mencapai 30 persen per Mei dari target tahun ini.
Pengembang terus mendorong pemerintah untuk segera mengeluarkan aturan terbaru terkait kenaikan harga rumah subsidi.
DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY menyebut tingginya harga tanah di DIY menjadi kendala dalam membangun rumah bersubsidi.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengaku prihatin dengan mahalnya harga tanah di DIY. Tingginya harga tanah itu dinilai sebagai dampak dari alih fungsi lahan.