Program Sejuta Rumah 2020 Gagal Mencapai Target
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut hasil Program Sejuta Rumah sepanjang tahun lalu mencapai 965.217 unit rumah. Jumlah itu tak sesuai target.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut hasil Program Sejuta Rumah sepanjang tahun lalu mencapai 965.217 unit rumah. Jumlah itu tak sesuai target.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat hingga per 21 Desember 2020,pembangunan rumah di Indonesia yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah mencapai 902.886 unit rumah di seluruh Indonesia.
Hingga saat, Meikarta sudah melakukan penyerahan atauhandoverlebih dari 200 unit kepada konsumen.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memproyeksikan hingga akhir tahun ini ada 900.000 unit rumah yang didirikan dalam Program Sejuta Rumah.
Pemerintah menyiapkan berbagai skema subsidi untuk meningkatkan percepatan pembangunan perumahan. Hal ini lantaran Covid-19 juga berdampak pada sektor properti.
Sebanyak 397 rumah di Sleman yang mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap pertama dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah selesai dibangun.
Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, yang merupakan kebutuhan dasar manusia.Hak untuk memiliki tempat tinggal dilindungi oleh konstitusi yaitu UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28H ayat (1) cq Pasal 40 UU No.39/1999 tentang HAM dan sejalan dengan Pasal 11 ayat (1) Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (Ecosoc) yang intinya setiap orang berhak untuk bertempat tinggal serta berkehidupan yang layak.
Apersi mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen pengembang hunian bersubsidi tumbang akibat kehabisan cashflow saat pandemi Covid-19 ini
AL, salah seorang pengguna Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Jongke, Mlati terpaksa diputus kontraknya. Pemutusan kontrak dilakukan karena AL berupaya memindahtangankan unit Rusunawa yang digunakan ke orang lain.
Bisnis properti subsektor perumahan sepanjang kuartal III tahun ini menurun apabila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, yang sempat mengalami peningkatan, demikian hasil survei IPW.