Band Indie Polka Wars Diincar FPI, Ada Apa?
Front Pembela Islam (FPI) diduga tengah memburu band indie Polka Wars.
Front Pembela Islam (FPI) diduga tengah memburu band indie Polka Wars.
Masa berlaku izin ormas Front Pembela Islam (FPI) akan berakhir pada Juni 2019. Sampai saat ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku belum membahas soal perpanjangan izin itu.
Petinggi FPI menyebut Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens berwatak penjajah.
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menyampaikan bahwa ada ancaman serius yang harus diwaspadai pada Pemilu 2019. Ancaman tersebut ialah soal adanya kelompok yang memanfaatkan pelaksanaan pemilu untuk mendirikan negara khilafah.
Penolakan lewat petisi bertajuk 'Stop ijin FPI' telah ditandatangani nyaris 300.000 orang, menyusul adanya informasi viral bahwa izin FPI akan berakhir pada 20 Juni 2019.Wacana agar izin ormas FPI tidak diperpanjang oleh Kementerian Dalam Negeri pun kian berhembus kencang.
Penolakan terhadap perpanjangan izin ormas Front Pembela Islam atau FPI kian kencang. Petisi bertajuk Stop ijin FPI telah ditandatangani lebih dari 163.500 orang hingga Rabu (8/5/2019) siang.
Merespons petisi dari 30.000 warga yang meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak memperpanjang perizinan ormas Front Pembela Islam (FPI) yang kedaluarsa per 20 Juni 2019, Ketua DPP FPI Ahmad Sobri Lubis akan segera mengurus perpanjangan masa registrasi organisasinya itu.