Harga Ayam dan Telur Mulai Naik, MBG Dongkrak Permintaan
Harga ayam dan telur di tingkat peternak mulai menguat seiring Program MBG kembali berjalan. Permintaan meningkat dan harga berangsur mendekati HAP.
Harga ayam dan telur di tingkat peternak mulai menguat seiring Program MBG kembali berjalan. Permintaan meningkat dan harga berangsur mendekati HAP.
Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan di Gunungkidul. Dampaknya, harga ayam naik menjadi Rp35.000 per kilogram, diikuti kenaikan telur dan cabai rawit.
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
Harga cabai rawit merah masih tinggi di Rp71.600 per kg, berikut daftar lengkap harga pangan nasional terbaru PIHPS Bank Indonesia.
Harga pangan terbaru naik, cabai rawit tembus Rp82.450/kg. Cek daftar lengkap harga beras, daging, telur, dan minyak hari ini.
Harga pangan nasional terbaru: cabai rawit merah Rp54.700/kg, telur Rp33.000/kg. Simak update lengkap beras, daging, dan minyak.
Harga pangan nasional per 18 April 2026, cabai rawit merah Rp71.550/kg dan telur ayam ras Rp32.300/kg.
Harga cabai rawit merah tembus Rp75.550/kg menurut PIHPS. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru nasional.
Harga cabai rawit merah tembus Rp78.600/kg. Simak update lengkap harga pangan nasional terbaru dari BI.