Harga Kedelai Naik, Harga Tahu Tempe Diperkirakan Naik Jadi Segini
Harga kedelai di pasar internasional terus naik. Kementerian Perdagangan mengumumkan potensi naiknya harga tahu dan tempe.
Harga kedelai di pasar internasional terus naik. Kementerian Perdagangan mengumumkan potensi naiknya harga tahu dan tempe.
Pusat Koperasi Produsen Tahu-Tempe (Puskopti) menyebut hampir 40% perajin tahu tempe di Jawa Tengah (Jateng) mengalami kolaps akibat tingginya harga kedelai.
Hingga saat ini, harga kedelai impor di pasaran tak kunjung turun. Sejak naik hampir dua kali lipat pada 2020, harga kedelai terus stagnan dan belum kembali normal.
Harga kedelai impor tak kunjung turun hingga bulan ketiga. Sejak naik hampir dua kali lipat, harga kedelai terus stagnan belum kembali normal.
Peningkatan penjualan sejumlah komoditas bahan pokok masih juga terjadi di lebaran kedua di tengah pandemi. Berbagai bahan pokok tak cepat laku seperti saat lebaran sebelum pandemi.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY terus melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, dan memastikan stok tercukupi selama Ramadan dan lebaran nanti.
Sebelas hari menjelang Ramadan, Pemkab Bantul memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok terpantau stabil. Bahkan, sejumlah harga kebutuhan pokok cenderung turun.
Menjelang Ramadan, stok dan harga sejumlah komoditas pokok di sejumlah pasar tradisional di Kulonprogo terpantau normal.
Harga cabai rawit di pasar tradisional Gunungkidul menembus Rp120.000 per kilogram. Kenaikan terjadi karena pasokan menipis akibat adanya kegagalan panen cabai rawit.
Harga cabai rawit merah di Kota Jogja, masih tinggi. Bahkan pada Rabu (24/2/2021) tercatat harga komoditas itu sudah menembus Rp90.000 per Kg.