PMK Bikin Daging Sepi Tak Laku, Pemkab Gunungkidul: Telur Ayam Justru Laris Manis
Sepinya pembeli daging sapi di Gunungkidul akibat merebaknya kasus penyakit kuku dan mulut dibenarkan oleh pemerintah setempat.
Sepinya pembeli daging sapi di Gunungkidul akibat merebaknya kasus penyakit kuku dan mulut dibenarkan oleh pemerintah setempat.
Harga minyak goreng (migor) curah bersubsidi di wilayah DIY masih tergolong tinggi dan sulit dikendalikan. Sebagian besar pedagang tidak menjual sesuai HET meski pun telah diberikan margin keuntungan Rp1.000 per liternya.
Meski pemerintah sudah menetapkan kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah, tetapi harga komoditas ini masih relatif tinggi di pasar tradisional.
Situasi geopolitik dunia yang meningkat akibat konflik Rusia dan Ukraina memperburuk tekanan inflasi dan mengakibatkan lonjakan harga komoditas global terutama energi dan pangan yang juga berdampak pada perekonomian di tanah air.
Tidak hanya minyak goreng (migor) curah, beberapa merek migor kemasan seperti Bimoli dan Tropical sempat langka di pasar retail. Salah satu pembeli, Nisa, 27, sempat tidak menemukan kedua merk tersebut di pasar retail.
Setelah sempat terbatas, ketersediaan gula pasir kembali membaik. Hal ini salah satunya sejak Harga Ecerat Tertinggi (HET) gula pasir naik menjadi Rp13.500 per Kilogram (Kg). Menurut Kepala Bidang Ketersediaan, Pengawasan, dan Pengendalian Perdagangan Disdag Kota Jogja, Sri Riswanti, dalam beberapa pantauan produsen gula pasir, stok terpantau aman.
Minyak kelapa menjadi pilihan masyarakat di Kulonprogo seiring mahalnya harga minyak goreng sawit kemasan dan minimnya ketersediaan stok.
Dinas Perdagangan Gunungkidul berencana melakukan operasi pasar minyak goreng curah untuk menstabilkan harga di pasaran. Meski demikian, kebijakan ini sangat bergantung dengan keputusan dari Pemerintah Pusat.
Sejumlah pedagang makanan mengeluhkan harga minyak goreng yang makin mahal akhir-akhir ini. Untuk minyak kemasan dijual Rp25.000 per liter, sedangkan jenis curah dijual Rp22.000 per kilogram.
Distribusi minyak goreng curah di Kota Jogja dalam beberapa hari terakhir masih tersendat yang mengakibatkan kelangkaan komoditas tersebut bahkan Dinas Perdagangan Kota Jogja mendapati pedagang yang menjual hingga Rp20.000 per kg.