Ini Kualitas Udara Jakarta Jumat Pagi Ini
Kualitas udara di Jakarta pagi ini, Jumat(8/8/2019), berada di peringkat ketiga terburuk di dunia.
Kualitas udara di Jakarta pagi ini, Jumat(8/8/2019), berada di peringkat ketiga terburuk di dunia.
Dari seluruh sanksi yang dijatuhkan belum ada perusahaan yang kena sanksi pencabutan izin.
Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Wanhar membantah kalau disebut pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PLN ikut menyumbang pencemaran udara di Jakarta.
Kawasan Pegadungan di Jakarta Barat kembali menjadi wilayah yang memiliki tingkat kualitas udara terburuk di Provinsi DKI Jakarta pada Sabtu (3/8/2019) pagi dengan kategori sangat tidak sehat menurut US Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara di angka 222.
Beberapa pendekatan yang disiapkan antara lain melalui perluasan kebijakan ganjil-genap di sepanjang musim kemarau, peningkatan tarif parkir di wilayah yang terlayani angkutan umum massal, dan penerapan kebijakan congestion pricing (biaya kemacetan).
Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio menilai ajakan kepada masyarakat untuk menaiki transportasi publik tidak efektif untuk kurangi polusi udara Jakarta.
Direktur Eksekutif Komisi Penghapusan Bensin Bertimbal, Ahmad Safrudin, mengatakan kabut polusi yang mencemari udara di langit Jakarta turut berdampak terhadap perubahan iklim.
Pemerintah Desa (Pemdes) Panggungharjo, Kecamatan Sewon menganggap limbah yang mencemari saluran irigasi milik warga Dusun Karangnongko, Desa Panggungharjo, berasal dari banyaksumber. Warga juga turut berkontribusi dalam pencemaran itu.
Saluran irigasi milik warga Dusun Karangnongko, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon tercemar limbah salah satu pabrik yang berada di wilayah itu. Merasa gerah, warga pun beramai-ramai mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul.
Indonesia sudah punya rencana aksi dalam penanganan sampah plastik di laut dan cukup memimpin dalam menyuarakan di tingkat internasional. Demikian disampaikanMenteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar.