Tunjuk Menteri Muda, Jokowi Diingatkan tentang Kematangan Psikologi
Presiden Terpilih Joko Widodo harus mempertimbangkan kematangan psikologis sosok menteri berusia muda di kabinet pemerintahannya kelak.
Presiden Terpilih Joko Widodo harus mempertimbangkan kematangan psikologis sosok menteri berusia muda di kabinet pemerintahannya kelak.
Dia mengatakan sosok menteri Jokowi juga harus berinisiatif menyampaikan target-target program kerjanya kepada Jokowi dan mempertanggungjawabkan target tersebut.
Susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin masih teka-teki. Tingginya resistensi partai dan kelompok pendukung Jokowi atas bergabungnya partai oposisi ke dalam pemerintahan, dipercaya akan menyebabkan Jokowi mengambil jalan lebih halus.
Tim Kampanye Nasional (TKN) berpendapat jka semua partai berada di lingkaran kekuasaan, maka tidak ada yang berperan sebagai pihak oposisi pemerintahan.
Meski berada di koalisi Jokowi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum ada pengajuan nama calon menteri dari parpol yang dipimpinnya ke Presiden terpilih Joko Widodo.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipersilakan jika ingin bermanuver untuk mendapatkan jatah menteri di kabinet Jokowi pada periode mendatang asal tidak mengaitkan atau menyerang partai lain. Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Saleh Partaonan Daulay.
Rencana susunan kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih diperbincangkan publik. Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan dia tidak ingin berandai-andai menanggapi isu bahwa dirinya dipilih sebagai salah satu menteri.
Akademisi mengingatkan akan rencana Presiden Joko Widodo yang menyatakan ada menteri muda dalam kabinet Kerja II. Akademisimenilai hal itu riskan akan berbenturan dengan birokrasi yang ada.
Sekitar 45 orang fungsionaris Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Mereka dipimpin oleh Ketua Umum PSI Grace Natalie memperkenalkan kader-kadernya kepada Presiden.
Jajaran Menteri Kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih menjadi teka-teki. Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Dr Arif Satria angkat bicara setelah namanya disebut-sebut masuk dalam jajaran kabinet tersebut sebagai Menteri Pertanian (Mentan).