Jokowi Butuh Menteri Pemberani
Presiden terpilih Joko Widodo membutuhkan menteri-menteri yang berani untuk mereformasi birokrasi seluruh lini pemerintahan.
Presiden terpilih Joko Widodo membutuhkan menteri-menteri yang berani untuk mereformasi birokrasi seluruh lini pemerintahan.
Beberapa partai politik pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 mengomentari kemungkinan pengajuan nama-nama kader mereka sebagai bakal calon menteri.
Sehubungan dengan telah ditetapkannya Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir mengaku belum memikirkan posisi menteri yang kini sedang ramai dibicarakan.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai dalam membangun bangsa, selain rekonsiliasi juga dibutuhkan oposisi.
Menteri dari kalangan profesional lebih disarankan masuk kabinet baru pemerintahan Joko Widodo ketimbang berlatar parpol.
Profesional muda Wishnutama berkomentar soal keinginan Presiden Joko Widodo memilih menteri muda.
Keberadaan menteri muda di kabinet baru nanti sepertinya bakal diwujudkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta partai politik dalam koalisi pendukungnya mengusulkan nama-nama calon menterinya yang berusia muda atau milenial.
Susunan Kabinet di Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih menjadi pembahasan publik. Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan jika Jokowi ingin menghadirkan menteri usia muda atau milenial di Kabinet Kerja Jilid II pertimbangannya murni karena kompetensi bukan karena “latah” mengikuti negara-negara lain.
Sejumlah menteri akan dievaluasi oleh presiden lantaran tersenggol kasus korupsi.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sinyal bahwa pembahasan formasi kabinet mendatang sudah selesai dibicarakan.