Target Efisiensi Anggaran Pemerintah Tahun Pertama hingga Rp750 Triliun, Bakal Digunakan untuk Ini
Efisiensi anggaran di tahun pertama Pemerintahan Presiden Prabowo ditargetkan mencapai US$44 atau Rp750 triliun.
Efisiensi anggaran di tahun pertama Pemerintahan Presiden Prabowo ditargetkan mencapai US$44 atau Rp750 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan klarifikasi terkait efek efisien anggaran belanja negara terhadap sejumlah program pemerintah. Dalam keteranga
Presiden RI Prabowo Subianto menjamin kebijakan efisiensi anggaran negara tak akan memengaruhi gaji aparatur sipil negara (ASN).
Uang kuliah tunggal (UKT) di perguruan tinggi dikabarkan bakal naik terdampak efisiensi anggaran yang digencarkan pemerintah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati efisiensi anggaran belanja negara tidak berdampak pada tenaga honorer yang bekerja di kementerian/lembaga.
Efisiensi anggaran dilakukan di hampir semua sektor oleh Presiden Prabowo. Langkah ini dtempuh untuk memastikan APBN 2025 digunakan sesuai peruntukannya. Salah
Efisiensi anggaran untuk kementerian/lembaga negara yang sejak awal diumumkan hingga sebesar Rp306,69 Triliun dipastikan tidak berubah.
Setelah terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) No.1/2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun 2025, Dana Keistimewaan (Danais) yang di
Keributan soal efisiensi anggaran yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak akan berdampak pada gaji dan tunjangan guru.
Pemangkasan anggaran yang digencarkan pemerintah berimbas pada beasiswa dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.