Pelaku Klithih Maut di Jalan Gedongkuning Ternyata Anggota Geng Pelajar Berinisial M
Polisi membeberkan identitas tersangka pelaku kejahatan jalanan yang menewaskan seorang remaja di Jalan Gedongkuning beberapa waktu lalu.
Polisi membeberkan identitas tersangka pelaku kejahatan jalanan yang menewaskan seorang remaja di Jalan Gedongkuning beberapa waktu lalu.
Polisi akhirnya menangkap terduga pelaku kejahatan jalanan yang menewaskan seorang remaja di Kotagede beberapa waktu lalu. Polisi membeberkan identitas pelaku pembunuhan yang merupakan warga Mergangsan, Kota Jogja.
Seminggu pasca kejadian kejahatan jalanan alias klithih yang menewaskan satu pelajar di Jalan Gedongkuning, Kotagede, Jogja pada Minggu (3/4/2022) dini hari lalu, tim gabungan Ditreskrimum Polda DIY, Polresta Jogja dan Polres Bantul akhirnya menangkap lima tersangka. Salah satunya merupakan eksekutor dalam pembunuhan tersebut.
Kejahatan jalanan atau klithih yang belakangan kembali marak membuat sejumlah pemuda menyuarakan Jogja kota damai dan anti-kekerasan jalanan. Aksi itu dilakukan dengan bagi-bagi takjil gratis di kawasan Timoho pada Minggu (10/4/2022).
Pemkab Sleman sudah memiliki Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Kekerasan Anak di Jalanan atau Satgas Anti Klithih sejak 25 Maret lalu. Satgas ini didanai APBD.
DPRD Kota Jogja membuka peluang menggunakan APBD untuk penanganan kejahatan jalanan atau klithih di wilayah setempat. Program itu akan diusulkan pada APBD Perubahan 2022.
Seorang remaja diduga pelaku kejahatan jalanan ditangkap polisi bersama warga di dekat sungai Sempor, Kapanewon Sleman, Sabtu (9/4/2022) dini hari. Satu barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit diamankan dari remaja ini.
Keluarga dinilai menjadi faktor penting penanganan klithih di DIY.
Payuguban Sopir Truk Jogja Ekspres atau dikenal dengan Jogjes mendeklarasikan kesiapan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah DIY, pada Jumat (8/4/2022). Deklarasi itu dilakukan sebagai respons atas situasi dan kondisi DIY akhir-akhir ini.
Pemerintah Kota Jogja mengoptimalkan keberadaan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), yang sudah terbentuk hingga kelurahan, untuk mendukung upaya pencegahan aksi kejahatan jalanan atau klithih.