Driver Ojek Online Jadi Sasaran Klithih, Ojol yang Suka Ngalong Terancam
Kejahatan jalanan alias klithih yang menyasar driver ojek online menimbulkan kekhawatiran para pengemudi transportasi daring itu.
Kejahatan jalanan alias klithih yang menyasar driver ojek online menimbulkan kekhawatiran para pengemudi transportasi daring itu.
Jajaran satuan reserse kriminal kepolisian sektor Gamping (Polsek Gamping) terus memburu pelaku klithih yang melakukan aksi brutalnya di Jalan Kabupaten Dusun Bragasan, Mayangan, Trihanggo, Gamping, Sleman, Sabtu (31/1/2020). Korban adalah seorang pengendara motor yang berprofesi sebagai ojek online.
Sejumlah orang dilaporkan menjadi korban pembacokan oleh kawanan tak dikenal di kawasan Kapanewon Nanggulan, Sabtu (1/2/2020) malam. Beberapa di antara korban sempat ditodong senapan angin.
Klithih kembali terjadi. Kali ini, kejahatan jalanan itu menimpa Marsudi, 40, Sabtu (1/2/2020). Pria yang sedang dalam perjalanan ke tempat memancing ini mengalami luka bacok di kepala bagian belakang.
Driver ojek online disebut telah berkali-kali menjadi korban serangan pelaku klithih di Jogja.
Driver ojek online korban pelaku klithih di Gamping, Sleman hingga kini belum bisa dimintai keterangan oleh polisi.
Ketua Paguyuban Gojek Driver Jogjakarta (Pagodja), Widi Asmara, mengatakan kejadian driver ojek online diserang pelaku klithih di Jogja bukan kali pertama.
Drivel ojek online menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan pelaku kejahatan jalanan alias klithih.
Aksi kekerasan jalanan (klithih) kembali terjadi. Kali ini, korban aksi klithih bahkan menimpa seorang pengendara ojek online. Kejadian nahas tersebut menimpa Enriko Christanto, 40, warga Gedongan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul pada Sabtu (1/2/2020) dini hari.
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Yogyakarta menjadi tempat pembinaan bagi anak-anak yang terjerumus menjadi pelalu kejahatan jalanan alias klithih di DIY.