Ini Hasil Rapid Test Acak di Pasar dan Mal di Kota Jogja
Hasil Rapid Diagnostic Test (RDT) acak pasar tradisional beberapa pekan lalu di Kota Jogja telah diketahui.
Hasil Rapid Diagnostic Test (RDT) acak pasar tradisional beberapa pekan lalu di Kota Jogja telah diketahui.
Berbeda dengan rapid test massal tahap pertama untuk ratusan pedagang pasar di 14 pasar di Sleman, pada tahap kedua ini Dinkes Sleman tidak melakukan uji swab.
Setelah sempat kosong selama empat hari, Gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kulonprogo kembali mengumumkan penambahan satu pasien positif Covid-19, Rabu (17/6/2020).
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan tiga penambahan kasus positif pada Rabu (17/6). Sementara tiga kasus dinyatakan sembuh dan pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal sebanyak dua orang.
Tim medis dari Dinas Kesehatan Gunungkidul mulai melakukan rapid test di tempat-tempat keramaian. Hanya saja, tes belum berani dilakukan secara acak.
Rapid Diagnostic Test (RDT) acak kembali digulirkan Pemkot Jogja. Setelah mengambil sampel di pasar tradisional dan mal, kali ini pengambilan sampel menyasar masyarakat di kelurahan, Kota Jogja.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, kadarmanta baskara Aji, menuturkan sampai saat ini DIY belum termasuk zona hijau, sehingga belum berencana menerapkan pembelajaran tatap muka dalam waktu dekat.
Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat ada 12 pasien positif corona yang berasal dari kluster pedagang ikan. Total hingga Selasa (16/6/2020) sudah ada 4 pasien yang dinyatakan sembuh, sedangkan delapan lainnya masih menjalani perawatan.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan satu penambahan kasus positif pada Selasa (16/6/2020). Sementara dua pasien dinyatakan sembuh sedangkan kematian pasien dalam pengawasan (PDP) cukup banyak, yakni empat orang.
Kasus Covid-19 di Bantul secara akumulatif naik menjadi 66 kasus.