Klaster Bakul Ikan Covid-19 di DIY Terus Bertambah! Ini Data Lengkapnya
Kasus Covid-19 di DIY hingga kini terus bertambah.
Kasus Covid-19 di DIY hingga kini terus bertambah.
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi angkat bicara terkait beroperasinya kembali swalayan Indogrosir.
Wacana new normal kerap disalah pahami oleh masyarakat. Sebagian mengartikan new normal sebagai masa pembebasan setelah sekian lama mengisolasi diri di rumah. Di satu sisi, new normal membawa angin segar pada gerak ekonomi, di sisi lain, jika tidak hati-hati, wacana ini dapat menjadi ancaman baru.
Setelah ditutup sejak 5 April lalu lantaran sejumlah karyawannya terinfeksi virus Corona, Swalayan Indogrosir kembali beroperasi. Bahkan operasional swalayan yang ada di jalan Magelang ini pun dilakukan sejak 10 Juni lalu.
Klaster bakul ikan masih mendominasi penambahan pasien baru Covid-19 di DIY yang dilaporkan Minggu (14/6/2020).
Rapid Diagnostic Test (RDT) gratis yang digelar Polda DIY di Tugu, Malioboro, dan Alun-alun Utara pada Minggu (14/6/2020) ludes dalam waktu singkat. Total 150 RDT yang dibagi ke dalam tiga lokasi terpakai dalam kurun waktu dua jam.
Polresta Yogyakarta mengerahkan sebanyak 151 personel yang bertugas dalam satuan tugas (Satgas) bernama Gumaton. Ratusan personel tersebut betugas mengamankan kawasan Tugu- Malioboro-Kraton Jogja di tengah masa tanggap darurat penanganan pandemi Covid-19 di DIY.
Salah satu pasien baru positif Covid-19 di DIY adalah balita berumur dua tahun.
Klaster pedagang ikan tak hanya menjadi salah satu penyebab bertambahnya jumlah kasus Covid-19 di DIY.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan lima penambahan kasus positif pada Minggu (14/6/2020). Empat dari lima penambahan tersebut adalah warga Gunungkidul, yang termasuk dalam klaster pemasok ikan. Kabar baiknya enam kasus dinyatakan sembuh.