Pemudik ke Jogja Tetap Dipantau, Sultan: Mosok Mulih Ora Oleh
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menilai DIY tetap terbuka bagi para pemudik tetapi mereka harus terpantau dengan baik untuk mencegah penyebaran virus corona.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menilai DIY tetap terbuka bagi para pemudik tetapi mereka harus terpantau dengan baik untuk mencegah penyebaran virus corona.
Saat ini di jalan-jalan terutama di kampung-kampung banyak dilakukan penyemprotan disinfektan termasuk ke tubuh manusia, menyusul merebaknya pandemi Covid-19.
Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bantul merespons kasus penolakan pasien kritis diduga karena Covid-19 oleh 23 RS rujukan.
Kasus pasien yang kritis karena diduga terinfeksi virus Corona di Bantul, membuat kesal dokter RS Nur Hidayah Bantul karena 23 RS rujukan menolak pasien tersebut.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bantul, Sagiran mengeluhkan layanan rujukan pasien terkait Coronavirus Disease atau Covid-19 di Bantul yang lambat dan kurang terkoordinir antarrumah sakit rujukan. Akibatnya pasien terbengkalai.
Untuk terus mengurangi kerumunan banyak orang, kepolisian bersama pihak kecamatan mulai membatasi tempat-tempat yang biasa digunakan untuk berkumpul. Kafe, karaoke, spa dan tempat hiburan lainnya di Kecamatan Depok, Sleman sementara ditutup.
Rumah-rumah sakit rujukan yang menangani pasien Covid-19 di wilayah Sleman sudah menerima rapid diagnose test (RDT). Untuk Puskemas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mengajukan kebutuhan RDT ke Dinkes DIY. Termasuk kebutuhan alat perlindungan diri (APD) untuk paramedis.
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) memperpanjang penutupan akses bagi wisatawan baik di Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, Unit Teater, maupun Pentas Ramayana. Penutupan dilakukan mulai dari tanggal 30 Maret sampai 11 April 2020.
Seorang pengguna akun Twitter menanyakan kebenaran dari kabar tentang kaburnya pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Sebab kabar tersebut saat ini mengejutkan warganet di media sosial dan aplikasi komunikasi daring WhatsApp.
Pandemi Covid-19 membuat aktivitas sebagian besar masyarakat terganggu. Mereka yang bisa membawa pekerjaan ke rumah bisa tetap produktif. Namun, para pekerja informal yang menggantungkan hidupnya di luar rumah kehilangan pendapatan cukup banyak.