Waduh! Tingkat Kematian Gagal Ginjal Akut Capai 60 PersenĀ
Kasus kematian akibat gagal ginjal akut di Indonesia mencapai 60 persen atau 195 kasus dari total kasus gagal ginjal yang ada.
Kasus kematian akibat gagal ginjal akut di Indonesia mencapai 60 persen atau 195 kasus dari total kasus gagal ginjal yang ada.
Kemenkes melaporkan perkembangan terbaru dari kasus gangguan ginjal akut di Indonesia yakni mencapai 324 kasus hingga Minggu (6/11/2022).
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan instruksi kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi hingga kabupaten/kota untuk melakuk
Direktur Utama RSUP dr. Sardjito Yogyakarta, Eniarti menila kandungan EG dan DEG pada obat sirup bukan lah satu-satunya faktor penyebab gangguan ginjal akut
RSUP dr. Sardjito Yogyakarta mendeteksi adanya kontaminasi dietilen glikol atau DEG pada satu pasien anak yang diduga mengalami gangguan ginjal.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan 87 persen obat penawar atau antidotum Fomepizole yang digunakan untuk pengobatan gangguan ginjal akut progresif.
Farmakolog molekular mengatakan belum ada perusahaan dari dalam negeri yang memproduksi penawar toksisistas Etilen glikol (EG) dan Dietilen glikol (DEG).
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pipit Rismanto mengatakan investigasi terus dilakukan terutama dugaan kelalaian yang dilakukan BPOM
Masyarakat wajib tahu. WHO membeberkan ada 8 merek obat sirop yang mengandung etilen glikol diduga menyebabkan gagal ginjal anak, beredar di Indonesia.
BPOM dinilai lepas tangan dan menyalahkan Kementerian Perdagangan dalam importasi etilen glikol dan dietilen glikol yang menyebabkan gagal ginjal anak.