Miris, Indonesia Anggota G-20 tapi Punya Masalah Sanitasi dan Air Bersih
Indonesia sebagai negara anggota kelompok G-20 seharusnya tidak memiliki masalah mendasar bagi masyarakat yakni akses air bersih.
Indonesia sebagai negara anggota kelompok G-20 seharusnya tidak memiliki masalah mendasar bagi masyarakat yakni akses air bersih.
Terkait dengan permasalahan ini, pihaknya akan terus berkoordinasi, dan membuat kerja sama baik swasta maupun daerah lain termasuk Jawa Tengah yang memiliki masalah yang sama.
Pertumbuhan kerajinan batik kayu di DIY setiap tahunnya meningkat. Kendati demikian, para pengusaha belum memikirkan dampak limbah kayu terhadap lingkungan.
Pengibaran spanduk raksasa berisi kritikan terhadap lingkungan didukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Program Studi Sastra Inggris dan Program Pascasarjana Kajian Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma (USD) Jogja bekerja sama dengan Ateneo de Manila University Filipina menggelar Literary Studies Conference (LSC), Rabu (9/10/2019) di Ruang Koendjono Gedung Pusat, Kampus 2 USD .
Fenomena perubahan iklim dari waktu ke waktu makin terasakan dampaknya. Maka perlu adanya suatu tindakan nyata yang masif dari semua kalangan. Termasuk suara dari kalangan remaja (siswa sekolah) menekan para pemimpin dunia untuk peduli pada perubahan iklim.
Pemkot Jogja menyerahkan tujuh sepeda motor roda tiga kepada tujuh kecamatan, Jumat (27/9/2019).
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul setiap tahun mengajukan permintaan alat pengukur kualitas udara atau biasa disebut air quality measurement system (AQMS) ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sayangnya, hingga saat ini permohonan itu tak juga dikabulkan.
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Asti Wijayanti, mengatakan di dalam revalidasi UNESCO Global Geopark (UGG) Gunungsewu terdapat sejumlah catatan. Salah satunya menyangkut pemasangan logo geopark yang dinilai belum terlihat di lokasi situs. “Ada lima catatan, salah satunya menyangkut masalah pemasangan logo geopark,” kata Asti kepada wartawan, Rabu (25/9/2019).
Warga Karangkulon, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul, mengubah kawasan bendungan sungai menjadi pusat jajanan atau pasar kuliner yang unik dan menarik. Pasar yang diberi nama Jolontoro tersebut menerapkan sistem transaksi dengan koin yang terbuat dari potongan bambu dan semua ungkus produk makanan terbuat dari bahan nonplastik.