BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
BI DIY memprediksi inflasi Maret 2026 meningkat akibat Ramadan dan Lebaran, terutama dari sisi permintaan dan pangan.
BI DIY memprediksi inflasi Maret 2026 meningkat akibat Ramadan dan Lebaran, terutama dari sisi permintaan dan pangan.
Inflasi Maret diperkirakan meningkat jelang Lebaran akibat konsumsi BBM dan biaya logistik yang naik sehingga mendorong harga pangan.
TPID Banyumas memperkuat pengendalian inflasi menjelang Lebaran melalui pengawasan harga, distribusi pangan, serta program pasar murah.
BPS Kota Jogja soroti risiko inflasi akibat perang Timur Tengah. Harga emas dan BBM diprediksi melonjak, Pemkot Jogja diminta perkuat stok pangan.
Inflasi Kota Jogja Februari 2026 capai 5,19 persen. Harga cabai rawit dan emas dorong kenaikan selama Ramadan.
Inflasi DIY Februari 2026 mencapai 4,91% yoy. Kenaikan dipicu harga emas, cabai, dan tarif listrik yang kembali normal.
BI pastikan inflasi Ramadan dan Idulfitri 1447 H tetap dalam target 2,5±1 persen, meski Januari sempat 3,55 persen akibat base effect listrik.
Sri Sultan paparkan strategi kendalikan inflasi DIY jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, fokus pada pasokan pangan dan harga wajar.
DIY mencatat deflasi 0,16 persen pada Januari 2026 akibat turunnya harga pangan. BI DIY memproyeksikan inflasi tetap terkendali.
BPS Gunungkidul mencatat deflasi 0,17 persen pada Januari 2026 akibat turunnya harga bahan pokok setelah Natal dan Tahun Baru.