Pemerintah Jaga Inflasi Pangan Bergejolak di Kisaran 3-5 Persen
Pemerintah menargetkan inflasi pangan bergejolak tetap di kisaran 3–5 persen lewat penguatan pasokan, logistik, dan koordinasi pusat-daerah.
Pemerintah menargetkan inflasi pangan bergejolak tetap di kisaran 3–5 persen lewat penguatan pasokan, logistik, dan koordinasi pusat-daerah.
Bank Mandiri memprediksi inflasi awal 2026 tetap terkendali, ditopang pasokan pangan stabil dan konsumsi masyarakat yang terus menguat.
Inflasi Gunungkidul 2025 tercatat 2,93% atau terendah se-DIY. Kenaikan harga beras dan pangan jadi pemicu utama inflasi.
BPS mencatat inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 persen dengan kontribusi terbesar berasal dari kenaikan harga pangan, terutama cabai rawit dan daging ayam.
Harianjogja.com,JOGJA— Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta, Y. Sri Susilo memproyeksikan inflasi DIY pada Desember 2025 akan
Inflasi DIY November 2025 naik 0,27% mtm dipicu kenaikan harga pangan dan emas, sementara beberapa komoditas mencatatkan deflasi.
BPS Gunungkidul optimistis inflasi 2025 di wilayah itu tetap di bawah 3% berdasarkan angka hingga November 2,17%.
BPS menyebut kelompok makanan serta perawatan pribadi menjadi penyumbang inflasi terbesar di DIY pada November 2025, termasuk kenaikan harga emas perhiasan
BPS menyebut harga emas dunia masih naik hingga November 2025 dan memicu inflasi emas perhiasan dengan andil 0,08%.
Inflasi November 2025 turun ke 0,17%. Harga emas memicu inflasi, sementara beras dan ayam ras mencatat deflasi.