Laju Inflasi di Gunungkidul Dinilai Masih Aman
BPS Gunungkidul mencatat inflasi di Bumi Handayani hingga Oktober sebesar 1,86%. Angka ini dinilai masih aman karena ada batas toleransi di 2025 hingga 3,5%.
BPS Gunungkidul mencatat inflasi di Bumi Handayani hingga Oktober sebesar 1,86%. Angka ini dinilai masih aman karena ada batas toleransi di 2025 hingga 3,5%.
Statistisi Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono, mengatakan berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi Oktober 2025 secara bulanan paling besar
Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkap kondisi perekonomian global mulai melambat. Hal ini terlihat dari inflasi bergerak variatif di sejumlah negara.
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pada September 2025 DIY mengalami inflasi 0,15% secara bulanan (month-to-month/mtm).
Inflasi 1,58% pada Sepetmber masih terhitung normal karena masih dalam batas kewajaran.
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pada September 2025 DIY mengalami inflasi 0,15% secara bulanan (month-to-month/mtm) atau terjadi
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat inflasi Indonesia September 2025 sebesar 0,21 perseb secara bulanan (mtm) dan sebesar 2,65 persen (YoY).
Mendagri Tito Karnavian minta pemda dengan inflasi tinggi segera tindak lanjut bersama BPS, Bulog, dan BI untuk menjaga stabilitas harga pangan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kekhawatiran inflasi sebagai dampak kebijakan percepatan pertumbuhan ekonomi saat ini belum beralasan
Seluruh pemerintah daerah (Pemda) diinstruksikan untuk menjaga stabilitas harga pangan guna menekan laju inflasi agar tidak melebihi angka 3,5 persen.