Harga Minyakita di Bantul Tembus Rp21.000, Pedagang Keluhkan Pasokan
Harga Minyakita di sejumlah pasar Bantul tembus Rp21.000 per liter akibat pasokan terbatas. Pedagang keluhkan distribusi.
Harga Minyakita di sejumlah pasar Bantul tembus Rp21.000 per liter akibat pasokan terbatas. Pedagang keluhkan distribusi.
Minyakita mulai langka karena lonjakan permintaan, pemerintah fokuskan distribusi ke pasar tradisional.
Bulog ajukan tambahan kuota MinyaKita ke Kemendag untuk atasi kelangkaan dan penuhi kebutuhan pasar serta bantuan pangan.
Distribusi Minyakita tersendat karena pedagang belum memiliki NIB. Kemendag mendorong pemda mempercepat pendampingan izin usaha bagi pengecer.
Harianjogja.com, JOGJA— Warga Yogyakarta kini bisa menukarkan minyak jelantah menjadi rupiah. PT Pertamina Patra Niaga secara resmi meluncurkan MyPertamina
Harga referensi CPO naik menjadi 918,47 dolar AS per MT pada Februari 2026 dipicu peningkatan permintaan jelang Imlek dan Ramadan.
Kemendag menargetkan harga Minyakita turun mendekati HET Rp15.700 per liter sebelum Ramadan 2026 seiring penerapan DMO.
Mentan Andi Amran menemukan MinyaKita dijual di atas HET saat sidak di Pasar Tebet dan meminta Satgas Pangan menindak produsen nakal.
Harga MinyaKita di Temanggung naik hingga Rp18.000 per liter jelang 2026. Pemkab siapkan distribusi langsung lewat Bulog demi stabilisasi harga.
Bulog siap menyalurkan 35 persen Minyakita langsung ke pengecer mulai 2026 guna menjaga harga sesuai HET dan memperkuat distribusi nasional.