Peminjam di Pinjol Lebih Banyak Kategori Konsumtif Dibanding Produktif
Tingginya pinjaman konsumtif masih tinggi dibandingkan sektor produktif di sektor fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol).
Tingginya pinjaman konsumtif masih tinggi dibandingkan sektor produktif di sektor fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol).
Harianjogja.com, JOGJA— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mengingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati pada tawaran barang murah dengan syarat data
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati memilih pinjaman online (Pinjol)
Kendati pemerintah sudah banyak melakukan pemblokiran, nyatanya geliat platform pinjaman online (pinjol) ilegal masih saja terus tumbuh.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat edaran terkait larangan bermain judi daring atau judi online maupun menarik pinjaman online (pinjol) ilega
Belasan platform P2P lending atau pinjaman online (pinjol) yang memiliki kredit macet atau tingkat wanprestasi (TWP) 90 di atas 5%.
Dalam kurun waktu Januari hingga Mei 2024, sebanyak 84 pengaduan masuk ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY karena terjerat praktik pinjaman online (pinjol) ille
Layanan pinjol ini bisa menjebak Anda melalui iming-iming manis yang menjanjikan, namun bisa menguras rekening bank Anda di kemudian hari.
Layanan dengan vasilitas beli sekarang bayar belakangan milik Apple yaitu Apple Pay Later disetop.
Penipuan pinjaman online (pinjol) illegal kini makin beragam. Salah satunya adalah pura-pura salah menransfer uang.