IHSG Anjlok 1,72 Persen, Tertekan Bursa Global dan Saham Teknologi
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
IHSG ditutup menguat 1,96 persen ke 5.999, didorong sentimen global dan turunnya harga minyak dunia.
IHSG turun 3% dipicu kebijakan suku bunga global dan aksi risk-off investor. Simak analisis lengkap dan prospeknya.
IHSG BEI dibuka melemah ke 6.161 pada 19 Juni 2026, LQ45 ikut turun di tengah sentimen global yang masih bergejolak.
IHSG dibuka melemah ke 6.191, investor menunggu keputusan The Fed dan BI serta sentimen global.
IHSG menguat ke level 6.321 pada Rabu, investor wait and see keputusan suku bunga BI dan The Fed. Simak analisis lengkapnya.
IHSG ditutup melonjak 4,12 persen ke level 6.254,97 setelah pasar merespons positif kesepakatan damai AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
Penguatan IHSG dan rupiah dinilai Danantara mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan kinerja BUMN.
IHSG tembus 6.000 setelah melonjak 7,38% dalam sepekan. Kapitalisasi pasar BEI naik menjadi Rp10.524 triliun meski asing masih net sell.
IHSG naik 2,07% ke 6.007,65 dipimpin saham DSSA, AMMN, dan BBCA dengan kapitalisasi pasar tembus Rp10.547 triliun.