IHSG Dibuka Melemah, Konflik Timur Tengah Bayangi Pergerakan Pasar
IHSG dibuka melemah ke level 5.899,27 pada Kamis 11 Juni 2026. Konflik Timur Tengah dan sentimen suku bunga global membayangi pasar.
IHSG dibuka melemah ke level 5.899,27 pada Kamis 11 Juni 2026. Konflik Timur Tengah dan sentimen suku bunga global membayangi pasar.
IHSG menguat pada perdagangan Selasa pagi di tengah meredanya konflik Iran-Israel dan sentimen positif dari bursa global.
IHSG ditutup anjlok 4,2 persen ke 5.594 dipicu sentimen negatif dan pelemahan rupiah ke Rp18.049 per dolar AS.
IHSG sempat turun hingga 4%, namun BEI menegaskan fundamental pasar kuat dengan pertumbuhan laba emiten mencapai 30%.
IHSG turun lebih dari 4 persen, Menkeu Purbaya yakin fundamental ekonomi kuat cukup menopang pasar saham Indonesia.
IHSG merosot hampir 5 persen dipicu sentimen global dan pelemahan rupiah. Investor beralih ke aset aman, ini analisis lengkapnya.
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.