Iran Tolak Usulan Damai AS, Konflik Timur Tengah Kembali Memanas
Iran menolak tawaran gencatan senjata 48 jam dari AS dan memilih melanjutkan serangan militer di tengah ketegangan tinggi di Timur Tengah.
Iran menolak tawaran gencatan senjata 48 jam dari AS dan memilih melanjutkan serangan militer di tengah ketegangan tinggi di Timur Tengah.
Menlu Jerman prediksi AS tak akan lakukan invasi darat ke Iran dan berpotensi segera mengakhiri operasi militer.
IRGC mengklaim serang kapal induk AS dan tembak jatuh F-35 di tengah eskalasi konflik Iran, AS, dan Israel.
Serangan AS dan Israel di Selat Hormuz melukai warga Iran. Teheran bantah klaim gencatan senjata dari Donald Trump.
IDF bantah terlibat serangan yang menewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon. PBB tegaskan pasukan penjaga perdamaian tidak boleh jadi sasaran.
Polandia menolak permintaan AS memindahkan sistem Patriot ke Timur Tengah, fokus pada perlindungan wilayah dan NATO.
Iran tolak gencatan senjata, minta perang dihentikan total dan jaminan keamanan, sebut komunikasi dengan AS bukan negosiasi.
Trump sebut pasukan AS akan keluar dari Iran dalam 2-3 pekan usai konflik, klaim tujuan militer dan nuklir telah tercapai.
AS tolak tuntutan Iran soal Selat Hormuz, negosiasi memanas dan berdampak pada pasokan energi global.
Plt Menhan Iran Majid Ebn-e-Reza tegaskan komitmen Teheran untuk menghukum agresor AS dan Israel guna membangun pencegahan efektif pascaserangan.