Seorang Istri di India Tewas Dicekik Suaminya Gara-gara Kecanduan Facebook
Gara-gara kecanduan Facebook, seorang istri di India tewas dihabisi suaminya sendiri.
Gara-gara kecanduan Facebook, seorang istri di India tewas dihabisi suaminya sendiri.
Pemeriksaan terhadap perwakilan Facebook Indonesia oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dijadwalkan Rabu (18/4/2018).
Facebook Indonesia akhirnya meminta maaf terkait kebocoran data satu juta pengguna salah satu penyelenggara sistem elektronik (PSE) tersebut di Indonesia. Apilasi milik Mark Zuckerberg tersebut mengakui gagal lindungi data pengguna.
Facebook mengakui adanya kebocoran data lebih dari satu juta pengguna akun media sosial ini di Indonesia.
Dilansir dari CNBC, Senin (16/4/2018), Hakim Federal AS memutuskan Facebook dikenai gugatan class action.
Kebocoran data bermula dari keengganan para pengguna layanan aplikasi untuk memahami kontak platform daring atau yang biasa dikenal dengan Terms and Conditions.
Sebagian besar iklan politik yang mengusung isu perpecahan di Facebook sebelum Pilpres AS pada 2016 disponsori oleh kelompok-kelompok mencurigakan yang tidak memiliki informasi publik.
Medsos paling populer sejagat ini ternyata juga mengumpulkan data nonpengguna Facebook melalui apa yang disebut Profil Bayangan (shadow profiles).
Terungkapnya kebocoran data besar-besaran pada Facebook telah mengejutkan pengguna, investor, hingga anggota parlemen Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir. Tapi ternyata kejadian ini sudah diperkirakan enam tahun lalu.
esia belum bisa diperiksa polisi pekan ini. Facebook meminta waktu untuk mengumpulkan data.