Dua Artis Ini Diperkirakan Tak Lolos ke Senayan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih melakukan penghitungan suara Pemilu 2019, namun sejumlah nama sudah bisa diprediksi lolos atau tidaknya menjadi anggoar DPR.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih melakukan penghitungan suara Pemilu 2019, namun sejumlah nama sudah bisa diprediksi lolos atau tidaknya menjadi anggoar DPR.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul tengah memproses laporan dugaan penggelembungan suara antarcaleg sesama partai Gerindra. Laporan terebut dilayangkan Sefti Indradewi, caleg Gerindra dapil empat yang meliputi Bambanglipuro, Jetis, Pundong, dan Kretek pada 6 Mei lalu.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI masih melakukan penghitungan suara hasil Pemilu 2019. Hasil Sistem Informasi Penghitungan Suara hingga Senin pukul 22.30 WIB lebih dari 80 persen atau 653.319 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS dengan selisih suara antarcalon semakin jauh, yakni 15.583.142 suara.
DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 bakal diisi oleh nama-nama baru.
Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Rachmawati Soekarnoputri gerah ketika kubunya seringkali dituduh sebagai pendukung gerakan khilafah. Ia justru menilai selama ini gerakan khilafah justru berada di lingkaran Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Dua artis perempuan, Krisdayanti dan Arzeti Bilbina berkesempatan menjabat sebagai anggota parlemen DPR RI usai meraih kursi berdasarkan penghitungan metode sainte lague.
Hilangnya suara hasil Pemilu berjumlah ribuan milik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diduga terjadi di Bantul. Sebelumnya kasus serupa terjadi Sleman, dimana ada ribuan suara milik PPP hasil Pemilu 2019 yang berpindah ke Partai Nasdem.
Sejumlah wajah baru caleg peserta Pemilu 2019 bakal mengisi kursi DPRD DIY.
Pada Pemilu 2019 ini, sejumlah caleg incumbent atau petahana harus menerima kenyataan pahit karena kalah perolehan suara. Selain kalah bersaing dengan caleg baru, mereka mengalami kekalahan suara dari koleganya dalam satu partai.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut faktor utama yang memicu kematian hampir 500 petugas KPPS lantaran mengurus Pemilu 2019.